Tak Peduli dengan Bulan Ramadhan, Ini 3 Kericuhan yang Terjadi di Liga 1 2018

Tak Peduli dengan Bulan Ramadhan, Ini 3 Kericuhan yang Terjadi di Liga 1 2018

Sumberbola.net – Liga 1 2018 kini sudah menyelesaikan pekan ke-13, di mana laga antara PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Andi Matalatta, menjadi laga penutup sebelum memasuki libur Lebaran. Meskipun masih melangsungkan pertandingan di bulan Ramadhan, namun Liga 1 2018 tidak kehilangan keseruannya.

Banyak pertandingan yang berlangsung sengit, dan banyak juga gol-gol indah yang tercipta, baik dari kaki atau kepala pemain. Hanya saja, selama bulan Ramadhan, kompetisi Liga 1 2018 juga masih diwarnai oleh kericuhan.

Tidak tanggung-tanggung, setidaknya ada 3 kericuhan yang terjadi selama bulan Ramadhan. Berikut adalah ulasan lengkapnya:

Baca Juga:

PSM Makassar vs Borneo FC – Kericuhan pertama terjadi saat PSM melawan tamunya, Borneo FC, di Stadion Andi Matalatta pada 19 Mei yang lalu. Laga yang dimenangkan oleh PSM dengan skor 1-0 itu diwarnai kericuhan di akhir pertandingan.

Itu karena para pemain Borneo melakukan protes keras kepada wasit, sesaat setelah dia meniup peluit panjang. Pihak keamanan pun sampai harus turun tangan dan mengawal sang pengadil lapangan keluar dari lapangan pertandingan.

Bali United vs Persib Bandung – Laga kedua yang diwarnai kericuhan adalah saat Bali United melawan Persib Bandung. Pada pertandingan itu, setelah peluit panjang dibunyikan wasit, para pemain Bali United terlihat berusaha menyerang striker Persib, Ezechiel N’Douassel.  Mereka terlihat kesal dengan ulah N’Douassel yang melakukan diving demi mendapat hadiah penalti.

Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya – Selanjutnya adalah laga antara Persija melawan Persebaya. Kericuhan melibatkan suporter kedua tim, dan membuat pertandingan itu terpaksa dibatalkan, karena alasan kondisi yang tidak kondusif.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.