Statistik yang Seharusnya Buat Real Madrid Khawatir

Statistik yang Seharusnya Buat Real Madrid Khawatir

Sumberbola.net – Ini jelas bukan musim terbaik bagi Real Madrid. Pasalnya mereka dipastikan gagal mempertahankan gelar juara La Liga mereka musim ini, setelah tertinggal 13 poin dari Barcelona yang duduk di puncak klasemen. Selain itu, mereka juga telah tersingkir dari Copa del Rey.

Dengan kata lain, Liga Champions menjadi satu-satunya kesempatan bagi skuat Zinedine Zidane untuk memenangkan gelar di musim ini. Namun, tampaknya untuk memenangkan Liga Champions juga tidak akan menjadi pekerjaan mudah bagi Los Blancos, meski mereka menjadi satu-satunya tim yang bisa memenangkan kompetisi tersebut dalam dua musim berturut-turut. Pasalnya, lawan Real Madrid berikutnya adalah Juventus, yang telah mengalahkan mereka empat kali di Liga Champions, yakni pada tahun 1996, 2003, 2005, dan 2015.

Sejauh ini, kedua tim telah bertemu sebanyak 19 kali, di mana Real telah menenagkan 9 pertandingan, sementara Jventus 8. Dan meski Madrid dianggap sebagai tim terbaik di Eropa, menurut pelatih Massimiliano Allegri, Juve masih punya alasan untuk optimis. Bahkan, wakil ketua klub, Pavel Nedved, juga mengangkat statistik yang menguntungkan untuk Juve.

Baca Juga:

Pada 1995-96, Real Madrid yang dipimpin Arsenio Iglesias, menghadapi Juve yang dipimpin Marcello Lippi, di babak perempat final. Dalam bebak tersebut, Madrid menang 1-0 berkat gol Raul Gonzalez di leg pertama, tapi kemudian Del Piero dan Padovano membantu Juve bangkit dari ketertinggalan untuk maju.

Tujuh tahun kemudian, pada tahun 2003, Madrid dan Juve bertemu di semi final. Madrid menang 2-1 di kandang berkat Ronaldo dan Roberto Carlos, sementara Trezeguet mencetak satu gol untuk Juve. Namun, Juve mengalahkan tim asuhan Vincente Del Bosque dengan skor 3-1 di Turin, di mana Trezeguet, Del Piero dan Nedved, masing-masing mencetak gol.

Pada tahun 2005, Madird yang ditukangi Vanderlei Luxemburgo disingkirkan oleh Juventus yang diarsiteki Fabio Capello. Madrid menang 1-0 di Santiago Bernabeu, tetapi tendangan Trezeguet memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu di leg kedua. Marcelo Zalayta menenggelamkan Madrid di menit ke-116.

Tiga tahun yang lalu, Real Madrid-nya Carlo Ancelotti kalah dengan skor 2-1 di Turin, di mana pada saat itu Morata dan Tevez mencetak gol untuk Juve. Kemudian di Santiago Benabeu, Cristiano Ronaldo membawa Madrid unggul, tetapi Morata mencetak gol untuk memastikan Juve meraih hasil imbang 1-1 dan mencapai final, di mana mereka dikalahkan oleh Barcelona dengan skor 3-1.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.