Marc Marquez: Motorcross Risiko Setara dengan Manfaat

Marc Marquez: Motorcross Risiko Setara dengan Manfaat
bandar agen taruhan judi bola sbobet online

Sumberbola.com – Banyaknya pendapat miring tentang balap motorcross, di mana balapan tanah liat ini dianggap kurang aman dan berisiko tinggi, membuat pembalap MotoGP, Marc Márquez memberikan pembelaannya. Menurut juara dunia MotoGP empat kali ini, balap motorcross memang berbahaya dan penuh risiko, namun hal itu sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.

Pembalap Spanyol 24 tahun itu memang seorang pecinta motorcross. Dia memiliki keahlian khusus di sana dan hal itu telah dilakukannya sejak masih kecil. Kendati banyak orang yang memperdebatan tentang risiko besar yang harus di tanggung seorang pembalap saat melakukan motorcross, namun menurut Marquez, hal itu sepadan dengan hasilnya.

Marquez memaparkan bahwa kepiawaiannya mengendarai motor MotoGP dan kelenturan tubuh yang ia miliki saat menghindari kecelakaan di balap MotoGP, ia dapatkan dari latihan motorcross. Itu karena saat seorang pembalap mengendarai motorcross, tubuh pembalap itu akan terus bergerak menyesuaikan diri dengan keadaan motor dan lintasan yang dilaluinya.

Baca Juga:

“Di MotoGP, seorang pembalap akan berisiko mengalami kecelakaan dan cedera saat ia mendorong motornya melebihi batas, sedangkan di motorcross, seorang pembalap akan terjatuh saat tubuhnya tak dapat menyesuaikan diri dengan motor dan lintasannya,” kata Marquez.

“Di MotoGP kita tidak perlu mengambil risiko di setiap putaran, risiko tergantung kapan kita ingin mendorong. Di motorcross kita bisa kehilangan keseimbangan motor secara permanen di depan dan belakang dan semuanya berisiko. Dan karena itulah ketika saya berlatih motocross, saya selalu memperhatikan tekanan pada motor yang terus bergerak. Itu sangat membantu saya di MotoGP. Motocross memiliki lebih banyak tekanan daripada MotoGP,” kata Marquez dalam sebuah wawancara di Ontrackoffroad, Senin (5/2).

“Selalu dikatakan motorcross itu bisa berisiko jika kita belum mempraktikkannya sejak kecil. Tapi sebenarnya kita juga bisa melukai diri sendiri dengan motor balap.

“Jadi ini terlihat sedikit tidak adil, jika saya melukai diri saya saat melakukan motorcross, mereka akan menyalahkan motorcross, dan mereka tidak mengingat bahwa saya telah melakukannya selama lima tahun tanpa masalah. Orang hanya menulis tentang saya dan motorcross saat saya menyakiti diri sendiri,” pungkasnya.

Advertisement

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini